Indonesia krisis 9 juta tenaga kerja ahli hingga 2030

Indonesia krisis 9 juta tenaga kerja ahli hingga 2030Sabang News – Kepala Departemen Internasional Bank Indonesia, Aida S. Budiman mengakui sumber daya manusia (SDM) Indonesia belum siap untuk bersaing di pasar bebas ASEAN. Pasalnya, sistem pendidikan saat ini masih berorientasi akademis dan bukan kejuruan atau vocational.

“Di pasar bebas ASEAN, lalu lintas tenaga kerja di kawasan akan terbuka. Namun memang tidak seluruh jenis tenaga kerja dari ASEAN dapat dengan leluasa bersaing,” ucap Aida dalam diskusi di Wisma Nusantara, Jakarta, Rabu (22/10).

Menurut Aida, SDM Indonesia perlu mengubah budaya kerja, mempertajam kompetensi dan spesialisasi keahlian melalui sertifikasi, serta mendorong produktivitas dan penguasaan bahasa.

“Dalam pasar bebas ASEAN, MRA yang berbasis sertifikasi merupakan instrumen utama yang digunakan untuk memfasilitasi arus bebas tenaga kerja terampil,” tegasnya.

Perpindahan tenaga kerja dalam kerangka pasar bebas ASEAN disepakati melalui pengaturan saling pengakuan atau biasa disebut Mutual Recognition Agreements (MRAs). Kesepakatan ini digunakan untuk memfasilitasi arus bebas tenaga kerja terampil. Untuk itu, penting bagi Indonesia dapat menyelaraskan sertifikasi, kurikulum dan jenjang pendidikan nasional dengan jenjang sertifikasi di kawasan.

“Ada delapan jenis kualifikasi profesional yaitu insinyur, perawat, arsitek, survey, profesi pariwisata, akuntan, jasa medis dan dokter gigi,” katanya.

Di tempat yang sama, Ekonom BNI Ryan Kiryanto menyebut Indonesia akan mengalami defisit tenaga kerja skill mencapai 9 juta sampai 2030 mendatang. Mayoritas atau 60 persen pekerja Indonesia lulusan SD dan SMP. Sedangkan 20 persen lulusan D3 dan selebihnya sarjana.

“Singapura itu tersier (sarjana) semua levelnya. Kita defisit tenaga kerja talent, tetangga malah surplus. Singapura siap masuk ke Indonesia,” tutupnya singkat.

Sumber : Merdeka.com


Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply