Jokowi Presiden, Masyarakat Bisa Ngopi di Istana

Sejumlah pewarta foto berfoto dengan Reza (tengah), bintang iklan berwajah mirip Presiden Jokowi, di Bundaran HI, Jakarta, 20 Oktober 2014. TEMPO/Imam Sukamto

Sejumlah pewarta foto berfoto dengan Reza (tengah), bintang iklan berwajah mirip Presiden Jokowi, di Bundaran HI, Jakarta, 20 Oktober 2014. TEMPO/Imam Sukamto

Sabang News – Puluhan masyarakat tampak santai berlalu lalang di gedung Istana Merdeka. Tak hanya sekadar berjalan, mereka asyik bercanda, ngobrol, dan berfoto di pelataran Istana Merdeka, Senin, 20 Oktober 2014. Padahal di ruang utama ada Presiden Joko Widodo dan mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang sedang berbincang seusai upacara penyambutan.

Situasi ini tak pernah terjadi selama berpuluh-puluh tahun. Sejak zaman presiden kedua RI, Soeharto, tak sembarang orang bisa masuk ke Istana Negara. Protokoler, staf kepresidenan, dan Pasukan Pengaman Presiden selalu siap menghalau dan mengusir orang-orang yang tak berkepentingan dari kawasan tersebut.

Euforia tersebut dinikmati pula oleh para wartawan yang bertugas meliput di Istana Kepresidenan. Siang ini, para juru warta berbaur dengan masyarakat asyik berfoto selfie di tempat yang kerap sangat formal dan penuh aturan protokoler tersebut.

Pelantikan Presiden Jokowi membuat rakyat merasa dekat di wilayah sakral kenegaraan itu. Beberapa orang di antaranya bahkan dengan santai meneguk minuman mineral dan kopi di Istana Merdeka.

Saking santainya, para undangan Jokowi yang sebagian besar anggota tim relawan tampak acuh saat acara pelepasan SBY. Mereka masih asyik berfoto dan bercengkerama saat SBY, Ani Yudhoyono, dan Edhie Baskoro alias Ibas melangkah keluar Istana dengan diiringi lagu Pantang Mundur.

Sumber : Tempo


Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply