Siapa Saja Tamu Negara yang Hadir di Pelantikan Jokowi?

Ketua MPR Zulkifli Hasan (kedua kiri) bersama Wakil Ketua MPR, EE. Mangindaan (kiri) memantau pegawai yang menjadi peraga pada Gladi Kotor Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Terpilih di Gedung Nusantara, Jakarta, 17 Oktober 2014. TEMPO/Dhemas Reviyanto

Ketua MPR Zulkifli Hasan (kedua kiri) bersama Wakil Ketua MPR, EE. Mangindaan (kiri) memantau pegawai yang menjadi peraga pada Gladi Kotor Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Terpilih di Gedung Nusantara, Jakarta, 17 Oktober 2014. TEMPO/Dhemas Reviyanto

Sabang News – Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) mengaku tidak mengundang perwakilan negara sahabat dalam pelantikan Presiden terpilih Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK) pada hari ini, Senin 20 Oktober 2014. Meski tak mengundang, MPR mendapat pemberitahuan sejumlah negara akan datang dalam acara pelantikan Jokowi-JK.

“ Sekitar 17 perwakilan Negara tetangga dan utusan khusus dipastikan hadir” kata Ketua MPR Zulkifli Hasan di MPR, Jakarta, Sabtu 18 Oktober 2014.

Mereka yang sudah memberikan konfirmasi kehadiran antara lain:

1.Presiden Timor Leste Taur Matan Ruak

2.Perdana Menteri Brunei Darussalam HM Sultan Haji Hassanal Bolkiah

3.Perdana Menteri Papua Nugin Peter O’Nieill

4.Perdana Menteri Australia Tony Abbott

5.Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong

6.Perdana Menteri Malaysia Dato’ Sri Mohd Najib bin Tun Abdul Razak

7.Perdana Menteri Haiti Laurent Salvador Lamonthe

8. Utusan khusus Jepang mantan Perdana Menteri Yasuo Fukuda.

9.Deputi Ketua Parlemen China Yan Junqi

10.Kepala Kantor Pemerintah Viet Nam Vu Duc Ndu

11.Menteri Luar Negeri Selandia Baru Murray McCully

12.Utusan Khusus Republik Korea Kim Tae-whan dan Ham Jin-kyu.

13.Deputi PM/Menlu Thailand Tanasak Patimapragorn

14.Utusan khusus Belanda Dr Tjeek Willink

15.Menteri Luar Negeri Amerika Serikat John Kerry

16.Menteri Luar Negeri Inggris Philip Hammond

17.Menteri Perindustrian Rusia Denis Valentinovich.

Kepala Protokol Negara Kementerian Luar Negeri Ahmad Rusdi mengatakan, para kepala negara dan pemerintahan akan mendapatkan pelayanan seperti tamu negara, mulai dari keprotokolan, pengaturan pengamanan, fasilitas transportasi, maupun courtesy. Baik dalam penyambutan di bandara maupun saat menghadiri upacara pelantikan.

“Pada upacara pelantikan ketika tiba mereka akan disambut Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Setelah pelantikan mereka akan menghadiri resepsi yang diselenggarakan Presiden baru, Joko Widodo,” papar dia.

Beberapa kepala negara akan langsung bertolak kembali ke negaranya usai acara. Namun ada pula yang mengatakan kunjungan kehormatan, baik kepada Presiden baru maupun mitra atau koleganya.

Selain kepala negara/pemerintahan serta utusan khusus, seluruh duta besar dan perwakilan organisasi internasional yang ada di Jakarta telah memastikan kehadiran mereka. Jumlahnya sekitar 90 orang.

Sumber : Tempo


Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply